Triptych senilai jutaan pound karya mendiang pelukis Inggris Portugis Paula Rego akan dipamerkan di Christie’s London 20th/21st Century Evening Sale pada tanggal 15 Oktober.
Burung Unta Menari dari ‘Fantasia’ (1995) karya Walt Disney merupakan karya terbesar sang seniman yang pernah dilelang. Masing-masing dari tiga panel monumental berukuran 150 x 150 sentimeter.
Satu-satunya karya lain yang terjual dari seri Dancing Ostriches adalah sebuah diptych pada Oktober 2023, setahun setelah kematian sang seniman, juga di Christie’s London. Panel-panel tersebut, yang sebelumnya dimiliki oleh kolektor ternama Inggris Charles Saatchi, terjual seharga £2,5 juta, dalam kisaran harga perkiraan mereka sebesar £2,2–3,2 juta, dan memecahkan rekor lelang sang seniman.
Estimasinya kali ini adalah £3–5 juta, karena Christie’s berupaya mencetak rekor baru untuk Rego. Rumah lelang tersebut menggambarkan triptych ini sebagai “yang terbesar dan paling sukses” dari seri yang terinspirasi Disney.
Seri “Dancing Ostriches” awalnya dipesan oleh Galeri Hayward London untuk pameran kelompok Spellbound tahun 1996 , yang menampilkan karya-karya baru dari seniman-seniman besar Inggris dalam rangka merayakan 100 tahun perfilman. Kontribusi Rego terinspirasi dari film animasi klasik tahun 1940 , Fantasia , khususnya urutan pertunjukan burung unta dan hewan-hewan lain yang mengenakan tutu dalam balet ” Dance of the Hours” .
Triptych ini sebelumnya telah dipamerkan di Tate Liverpool untuk retrospektif seniman tahun 1997 dan baru-baru ini di Les contes cruels de Paula Rego , pameran tunggal pertama seniman yang masih hidup di Musée de l’Orangerie, Paris , dari tahun 2018 hingga 2019.
“Dengan Dancing Ostriches , Paula Rego mengubah penari berbulu animasi Disney menjadi perempuan sungguhan, masing-masing dijiwai kekuatan, keanggunan, dan kerentanan pengalaman perempuan,” ujar Katharine Arnold, kepala seni kontemporer dan pascaperang Eropa di Christie’s, kepada Ocula . “Digambar dalam pastel, medium yang kelak menjadi ciri khas karya Rego, format triptych ini menekankan skala karya, menjadikannya salah satu karya terpentingnya.”
Christie’s juga telah mengumumkan lukisan-lukisan awal karya Lucian Freud dan dua kanvas karya Peter Doig sebagai karya unggulan tambahan dalam Evening Sale mendatang. Di kompetitornya, Sotheby’s, karya-karya yang telah diumumkan menjelang London Contemporary Evening Sale pada 16 Oktober antara lain dua karya Francis Bacon , Untitled (The Arm) (1982) karya Jean-Michel Basquiat , dan sebuah lukisan abstrak karya Lucy Bull , yang menggelar pameran museum AS pertamanya di ICA Miami awal tahun ini.
Sementara itu, di seberang Mayfair di Phillips London, yang penjualannya jatuh pada malam yang sama dengan Sotheby’s tahun ini, pelukis figuratif Amerika Sasha Gordon akan melakukan debut lelangnya di Inggris dengan Drive Through (2019). —[O]